Categories : Komunitas Life Changing Peluang

 

Berita pagi ini di koran @koransumeks “temu kangen alumni 94”

A post shared by SMA Xaverius 3 Palembang (@xavegaplg) on


Kota ini yang terkenal dengan makanan spesialnya pempek, menjadi tempat akhir pekan panjang yang menyenangkan, mengenyangkan dan membahagiakan perjalanan saya dan istri di hari ulang tahun kemerdekaan Indonesia yang ke 72 kemarin.

Palembang memang kota kelahiran saya dan istri, tapi kami cukup lama tidak kembali.

Banyak hal yang sudah berubah seperti airport, mal,  jalan, jembatan, pertokoan dan lain-lain.

Tapi juga ada yang sudah berubah drastis yaitu sekolah  tercinta saya SMA Xaverius 3.

Kepulangan saya bersama istri ke Palembang berhubung karena diadakannya reuni alumni 94 SMA Xaverius 3.

Pertemuan kami yang singkat kemarin membawa kembali memori masa sekolah, terutama dengan para guru kami.

Kami senang dengan perjumpaan yang telah kami rencanakan buat mereka.

Ini adalah kesempatan kami berbagi dengan mereka yang telah mendidik kami.

Walaupun nilai yang kami berikan tidak seberapa besar, tapi kami memberikan dengan ketulusan.

 

Profesi mereka sebagai guru adalah salah satu profesi yang berada di garis depan kehidupan.

Mereka sangat penting, tetapi sering kali penghasilan mereka hanya sedikit sekali.

Terkadang para guru tidak dibayar sepadan dengan nilai mereka.

Mereka tidak duduk-duduk memamerkan gaji, vila pribadi, dan liburan di Eropa atau Amerika.

Gaji dan tunjangan mereka sangat menyedihkan dibandingkan jam-jam tanpa akhir dan semangat  yang mereka tuangkan ke rencana pelajaran, kertas-kertas ulangan, konseling siswa, dan menyadarkan para orang tua yang memiliki tuntutan  berlebihan.

Mereka berkorban hati dan pikiran untuk membuat anak-anak bekerja lebih keras daripada batas yang bisa dibayangkan.

Para guru bisa menjadikan pencapaian nilai c terasa seperti memenangkan medali kehormatan jika seorang anak sudah melakukan yang terbaik.

Para guru memiiki daya untuk membuat orang tua gemetar ketakutan di pertemuan orang tua murid dan kunjungan ke rumah.

Ada banyak guru yang namanya telah memudar, tetapi kesannya tak akan pernah memudar (baca kisah guru yang satu ini). Karena seorang gurulah kita bisa menyukai perhitungan, menyenangi kisah sejarah, membuka wawasan dunia lewat buku.

Begitu juga profesi seperti polisi, perawat, penjual dan banyak  orang lain yang berada di garis depan kehidupan. Mereka membuka dunia, tapi terlalu banyak dari mereka yang berada di peringkat gaji terendah.

Ini membawa saya kembali berpikir untuk berkontribusi bagi mereka yang berprofesi di garis depan kehidupan, mereka berbuat lebih banyak daripada yang pernah dibuat oleh kebanyakan orang.

About

Entrepreneur & Internet Marketing

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked by *.